![]() |
| -visit us: @Mr_ikky and Friends- |
Sejarah Anjing Kintamani
Kintamani merupakan jenis Anjing Trah asli dari Indonesia. Anjing Kintamani banyak ditemukan di daerah pegunungan Kintamani, pulau Bali. Diperkirakan, Kintamani adalah anjing hasil persilangan antara Samoyed dan Malamute putih. Ada juga yang mengatakan bahwa Kintamani lahir dari perkawinan antara anjing “kampung” Bali dengan anjing Chow-chow yang dibawa oleh penjajah dari Majapahit Jawa ke Singaraja Bali Utara.
Pada tahun 1981, seorang dokter hewan bernama Pudji Rahardjo
mencoba mengamati keberadaan anjing kintamani dan melihat adanya tipe
anjing yang ada di Bali, yaitu anjing yang berbulu panjang mirip
serigala, anjing yang berbulu pendek atletis, dan anjing perpaduan
keduanya. Selain itu, ada juga salah seorang kinolog ahli anjing dari
Belanda, Dra Wenny E Groenewegen Ressang DVM, yang secara kebetulan mengikuti tugas suaminya di Bali dan tertarik melihat anjing-anjing di Bali.
Kombinasi
ide penelitian Pudji dan Wenny Ressang ini kemudian menyatu dan
menemukan sesuatu yang menarik mengenai anjing di Bali. Kemudian pada
tahun 1984, kedua ahli ini kembali berkeliling Pulau Bali untuk mencatat
dan mengamati keberadaan anjing kintamani di Bali. Hasil pengamatan
membuktikan bahwa anjing berbulu panjang dan berbulu putih mendominasi
populasi anjing kintamani di Bali. Pada awalnya, pendapat kedua ahli ini
mendapat pertentangan, namun mereka tetap berupaya mengungkapkan
sesuatu yang telah mereka amati. Pendapat kedua ahli ini mulai terkuak
setelah mereka berhasil membuktikan bahwa ciri-ciri khusus anjing
kintamani tersebut tetap dipertahankan dan dibawa oleh keturunannya.
Pengamatan
dan penelitian tentang anjing kintamani ini diteruskan di Negeri
Belanda oleh Wenny Ressang, dengan membawa anjing kintamani-nya untuk
dikembangbiakkan dan diteliti untuk menghasilkan fenotipe yang sama
dengan anjing asli yang dipakai sebagai cikal bakal penelitian. Akibat
dari penelitian anjing kintamani ini, keberadaannya di Bali maupun di
luar Bali bahkan di luar Indonesia mendapat perhatian yang cukup luas
bagi para penggemar anjing. Anjing kintamani sekarang sudah menyebar
banyak di negara Eropa termasuk Belanda, Jerman, Perancis, Belgia,
Norwegia, dan Swedia. Juga banyak di Amerika dan Australia.
sumber: http://anjing.org


Tidak ada komentar:
Posting Komentar